Kembali Rapatkan Barisan, Bawaslu Kukar Adakan Halal Bihalal Daring dan Rencana Pengaktifan Pengawas
|
Tenggarong, Bawaslu Kukar – Halal Bihalal kembali digelar oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara, kali ini dilaksanakan pada Senin (1/6/2020) melalui media daring bersama Jajaran Pengawas Adhoc se-Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kukar, M. Rahman dan dihadiri oleh seluruh Anggota Bawaslu Kukar.
Rahman mengatakan ucapan perayaan idul fitri dan menyampaikan agar jajaran pengawas senantiasa terjalin silaturahim yang erat walau ditengah pandemi.
“Saya mengucapkan minal aidin wal faidzin, dan semoga kita semua dibukakan pintu rahmat dan saling maaf memaafkan,” ujarnya dalam membuka kegiatan tersebut.
Ia melanjutkan dengan ucapan terimakasih kepada jajaran pengawas di masing-masing kecamatan atas ketersediaan meluangkan waktu dalam agenda tersebut, serta menyampaikan kepada jajaran panwaslucam tidak lupa untuk mempersiapkan diri agar bersiap dalam tahapan lanjutan Pilkada 2020.
“Harapan kami dari Bawaslu Kabupaten adalah kawan-kawan di kecamatan dapat melanjutkan pengawasan dan menyiapkan keterpenuhan syarat administratif maupun berkenaan secara integritasnya, atas kebijakan dilanjutkannya tahapan ini, dipastikan bahwasanya secara teknis pengawasan kali ini tidak seperti biasanya, artinya terdapat standar khusus yang akan kita gunakan dalam pengawasan,” lanjut Rahman.
Pada kesempatan itu pula, Rahman menyampaikan agar masing-masing jajaran pengawas kecamatan untuk dapat melakukan inventarisasi terhadap data terkait penyebaran covid-19 yang saat ini belum usai.
Selanjutnya Anggota Bawaslu Kukar Yulia Parlina, menyampaikan hal yang sama yaitu terkait kesiapan jajaran pengawas di tingkat kecamatan merupakan hal yang sangat penting untuk mendapat perhatian di tengah wabah pandemi.
“Dalam hal ini pada kesimpulan Rapat Dengar Pendapat yang kita ketahui, bersama KPU, BAWASLU, DKPP dengan Komisi II DPR RI sedianya Pemungutan Suara akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2020 dan tahapan akan dimulai Juni 2020, ini berarti tinggal menghitung hari untuk melanjutkan fase Pilkada yang tertunda kemarin,” Jelas Yulia.
Ditambahkan Yulia mengenai salah satu kendala dalam masa pandemi ini adalah melakukan pengawasan dalam keadaan yang dapat dikatakan belum normal dengan sepenuhnya, dan hal tersebut menjadi tantangan besar bagi jajaran pengawas. Diharapkannya, setiap jajaran Pengawas dapat bersinergi dalam memberikan ruang-ruang inovasi dan kreasi untuk melakukan pencegahan dan pengawasan.
Penulis : Mery Anggarda Pratiwi