Lompat ke isi utama

Berita

Peran Strategis Perempuan dalam Pencegahan Money Politics

Peran Strategis Perempuan dalam Pencegahan Money Politics

Tenggarong, Bawaslu Kukar – Dalam kegiatan Sosialisasi Pelatihan Kader Pengawasan Partisipatif dengan tema “Peran Strategis Perempuan dalam Pencegahan Money Politics pada Pemilu Serentak Tahun 2024” (22/11/22) yang digelar Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara, Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Dermanto membuka acara dan menyampaikan pesannya.

“Pada kegiatan hari ini, saya pikir perempuan harus menjadi partisipan aktif di dalam Pemilu, mengingat perempuan banyak terdampak dari kebijakan politik” ujarnya.

Peserta pada kegiatan ini adalah organisasi-organisasi perempuan. Organisasi tersebut antara lain GOW, Forhati, Kohati, Fatayat, Kopri, GMKI, dan Muslimat. Materi disampaikan oleh Warkhatun Najidah, Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman. Najidah memberikan edukasi dan motivasi agar perempuan mampu berpartisipasi aktif dalam Pemilu khususnya pencegahan politik uang.

“Perempuan jangan hanya sekedar berpartisipasi, tetapi harus berpartisipasi aktif memperjuangkan hak-hak politiknya,” ujar Najidah.

Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan deklarasi tolak politik uang dan penandatanganan petisi oleh peserta sosialisasi.



Penulis: Fatra Yudha Pratama