Lompat ke isi utama

Berita

Sosialisasi Netralitas ASN, Bawaslu Kukar Memberi Himbauan

Sosialisasi Netralitas ASN, Bawaslu Kukar Memberi Himbauan

Tenggarong, Bawaslu Kukar – Sebagai tindak lanjut hasil kegiatan berayakan Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan Sosialisai Netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara). Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara dengan BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia). Sosialisasi dilakukan secara daring dengan di ikuti Kepala OPD dan Camat Se-Kabupaten Kutai Kartanegara (16/6/2022).

Kegiatan Sosialisasi Netralitas ASN dibuka oleh H. Rakhmadi, S.Sos selaku Kepala BKPSDM Kabupaten Kutai Kartanegara, dilanjutkan oleh Drs. H. Sunggono, MM selaku Kepala Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Netralitas ASN bertujuan dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya netralitas bagi ASN khususnya ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara”, kata Rakhmadi.

Sunggono dalam sambutannya menambahkan bahwa Seorang ASN harus bebas dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak pada kepentingan siapapun temasuk dalam pelaksanaan pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah, wakil kepala daerah, ataupun pemilihan kepala desa.

Yulia Parlina sebagai narasumber menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara dalam proses pencegahan. “Berdasarkan evaluasi kami pada pilkada tahun 2020, pelanggaran netralitas ASN yang terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara terdapat 4 temuan dan 4 laporan masuk. Sedangkan untuk pelanggaran netralitas TNI dan POLRI nihil”, katanya.

Seperti yang telah diketahui, telah ditetapkannya pemungutan suara di tahun 2024 ada 2 momen, yaitu momen pemilu dan pilkada. Dimana pemungutan suara untuk pemilu dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 dan pemungutan suara untuk pilkada dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 .

“Kegiatan ini, diharapkan pada pelaksanaan pemilu dan pilkada yang akan datang temuan maupun laporan yang terjadi, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara dapat diminimalisir bahkan mungkin jangan sampai terjadi lagi baik itu temuan maupun laporan”, tegasnya.


Penulis : Tri Wahyudi

Editor : Mery Anggarda Pratiwi