Lompat ke isi utama

Berita

Tadarus Pengawasan Pemilu : Pengawasan Dana Kampanye, dan Pentingnya Penerapan Teknologi dalam Pemil

Tadarus Pengawasan Pemilu : Pengawasan Dana Kampanye, dan Pentingnya Penerapan Teknologi dalam Pemil

Tenggarong, Bawaslu Kukar – Hari ini, Selasa (12/5/20) Humas Bawaslu Kukar kembali mengikuti kegiatan tadarus pengawasan pemilu sebagai program rutin yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI.

Edisi ke-16 ini bertajuk pembiayaan politik dan pengawasan dana kampanye dengan narasumber oleh Dahliah Umar (NETFID) serta topik kedua terkait dengan penggunaan dan pengawasan teknologi dalam penyelenggaraan pemilu dengan narasumber oleh Ferry Kurnia Rizkiyansyah (NETGRIT).

Pendanaan dan pembiayaan politik serta dana kampanye merupakan pembahasan yang sangat penting dalam memahami prinsip pemilu yang bebas dan adil, hal ini diungkap oleh Dahliah Umar, pada topik pertama program tersebut.

“Seluruh tahapan pemilu sedianya harus bisa menjaga kelangsungan atau menjaga prinsip pemilu yang bebas dan adil itu sendiri,” ungkapnya.

Mantan Anggota KPU DKI ini mengatakan semua peserta pemilu memiliki kesempatan yang sama dalam berkampanye dan mendapatkan sumbangan dana kampanye baik dari pembiayaan publik, pembiayaan privat atau pembiayaan pihak ketiga.

“Tahapan tujuan pengaturan dana kampanye salah satunya adalah kita bisa mencapai persaingan antar parpol yg setara, adil, dan tidak ada diskriminasi antar satu dan lainnya,” tambah Dahlia.

Dahliah mengungkapkan pengawasan dana kampanye ini sangat penting untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam pengaturan dana kampanye dan juga pengaturan pembiayaan tersebut tidak terbatas pada aspek administrasi pengelolaan dana kampanye saja, tetapi juga bagaimana melihat pola relasi kepentingan antara penyumbang dengan peserta pemilu.

Pada materi selanjutnya mengenai penggunaan teknologi dalam penyelenggaraan pemilu, Ferry mengatakan penggunaan teknologi dalam penyelenggaran pemilu adalah bentuk transparansi setiap proses tahapan.

“Manfaat penerapan teknologi dalam pemilu yaitu mendorong transparansi dan proses hasil pemilu, adapun proses tersebut yaitu pada masa persiapan, masa pelaksanaan dan pada masa evaluasi itu betul-betul secara transparan agar publik dapat mengetahui,” ungkapnya.

Rizky melanjutkan, terdapat satu hal penting dalam penerapan teknologi ini yaitu dapat menekan biaya jangka panjang, dengan teknologi aspek-aspek yang biasanya digunakan dengan sumber daya yang cukup banyak dapat berkurang, selain itu penggunaan teknologi dalam pemilu juga dapat mendorong tingkat partisipasi publik sehingga dapat menciptakan integritas pemilu yang lebih kuat dan lebih baik.  

Penulis : Mery Anggarda Pratiwi