Ketua P2P Andika Pratama Pimpin Kunjungan Alumni ke Bawaslu Kukar, Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif
|
Kutai Kartanegara – Bawaslu Kutai Kartanegara menerima kunjungan kader Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) tahun 2026 sebagai tindak lanjut pasca pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Senin, (20/7/2026), di Kantor Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Andika Pratama selaku Ketua P2P tahun 2026 dan kader lainnya sebagai bentuk komitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan pengawasan partisipatif di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kehadiran para alumni disambut hangat oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara, Teguh Wibowo, bersama Kepala Sekretariat, para Kepala Subbagian, serta jajaran staf Bawaslu Kutai Kartanegara.
Dalam sambutannya, Teguh Wibowo mengapresiasi inisiatif Alumni P2P yang terus menjaga komunikasi dan membangun kemitraan dengan Bawaslu meskipun program telah selesai dilaksanakan. Menurutnya, alumni memiliki peran strategis sebagai mitra Bawaslu dalam memperluas edukasi kepemiluan kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran Alumni P2P di Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara. Kehadiran ini menunjukkan bahwa semangat pengawasan partisipatif terus tumbuh. Kami berharap alumni dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam memberikan edukasi kepemiluan, menyebarluaskan informasi yang benar, serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi setiap tahapan pemilu,” ujar Teguh Wibowo.
Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara, Rusmini, juga menyampaikan apresiasi atas komitmen para alumni dalam menjaga hubungan baik dengan Bawaslu.
“Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan bersama. Sekretariat Bawaslu siap mendukung upaya kolaborasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kepemiluan dan pentingnya pengawasan partisipatif,” tutur Rusmini.
Sementara itu, Ketua Alumni P2P, Andika Pratama, menjelaskan bahwa maksud kedatangan alumni bukan sekadar melaksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang menjadi amanah setelah mengikuti program P2P. Menurutnya, alumni ingin membangun hubungan kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan bersama Bawaslu.
“Kami berharap hubungan antara Alumni P2P dan Bawaslu tidak hanya sebatas pelaksanaan RTL. Kami ingin membangun kerja sama yang bersinergi dan berkelanjutan, saling berbagi informasi serta bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kepemiluan. Dengan demikian, Alumni P2P dapat terus berkontribusi mendukung tugas-tugas Bawaslu dalam mewujudkan pengawasan partisipatif,” ungkap Andika Pratama.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas sejumlah rencana kolaborasi, di antaranya pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepemiluan bagi pemilih pemula di sejumlah SMA di Kabupaten Kutai kartanegara, serta pengembangan jaringan pengawas partisipatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan komunitas lokal.
Dengan semakin kuatnya jejaring pengawas partisipatif, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga integritas dan kualitas penyelenggaraan Pemilu.
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif bukan sekadar kegiatan peningkatan kapasitas, melainkan awal dari terbentuknya jaringan kader demokrasi yang siap berkolaborasi bersama Bawaslu dalam mewujudkan pengawasan partisipatif yang berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Penulis dan Foto : M.Sahur
Editor : Tim Humas Bawaslu Kukar