Lompat ke isi utama

Berita

Berbusana Adat Kutai Saat Apel Pagi, Bawaslu Kukar Tegaskan Pesan: "Erau Menjaga Tradisi, Bawaslu Menjaga Demokrasi"

apel senin 21 sep 2026

Sri Muliati Ningsih, Koordinator Sumber Daya Manusia Organisasi dan Diklat (SDMO & Diklat), memimpin apel pagi senin (21/9/2026), diikuti oleh Ketua dan jajaran pimpinan serta seluruh staf Bawaslu Kutai Kartanegara di halaman kantor Bawaslu Kutai Kartanegara.

Kutai Kartanegara — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar kegiatan apel pagi rutin yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bawaslu Kutai Kartanegara, Senin (21/09/2026).

​Suasana apel pagi kali ini tampak berbeda dan unik. Bertepatan dengan pelaksanaan pesta adat Erau Adat Kutai, seluruh peserta upacara tampil anggun dan kompak mengenakan pakaian adat khas Kutai.

​Kegiatan apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Sri Muliati Ningsih, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pelatihan, dan Pendidikan (SDMO Diklat) Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara.

Integritas dan Tradisi

​Dalam amanatnya, Sri Muliati Ningsih menekankan filosofi mendalam yang menghubungkan pelestarian budaya daerah dengan pengawalan demokrasi di Kutai Kartanegara.

​"Erau menjaga tradisi, Bawaslu menjaga demokrasi. Erau dapat terus berlangsung karena ada nilai, budaya, dan tradisi yang dijaga secara bersama-sama dari generasi ke generasi. Demikian juga dengan demokrasi — tidak cukup hanya dijaga ketika tahapan Pemilu berlangsung, tetapi harus dijaga melalui integritas, profesionalitas, netralitas, dan tanggung jawab dalam tugas sehari-hari," tegas Sri Muliati.

​Sebagai bagian dari masyarakat Kutai Kartanegara, jajaran Bawaslu diimbau untuk tidak sekadar menyelesaikan pekerjaan administratif atau fungsi pengawasan formal, melainkan turut menjaga kepercayaan publik.

​Ia merinci empat hal utama yang harus senantiasa dirawat oleh insan pengawasan:

​Merawat lembaga dengan kinerja yang baik.

​Merawat kepercayaan publik dengan integritas.

​Merawat kebersamaan dengan saling menghargai.

​Merawat demokrasi dengan melaksanakan tugas sesuai aturan dan penuh tanggung jawab.

Semangat Pelestarian dan Pengawasan

​Menutup amanatnya, Sri Muliati mengajak seluruh jajaran menjadikan momentum Erau sebagai pengingat akan kekayaan budaya lokal yang wajib dihormati dan dilestarikan, sekaligus pelecut semangat pengabdian.

​"Erau menjaga tradisi. Kita menjaga integritas. Bawaslu menjaga demokrasi. Selamat melaksanakan tugas. Salam budaya, salam pengawasan!".

Penulis dan Foto : Aditya Rinaldy

Editor : Tim Humas Bawaslu Kukar